Tampilkan postingan dengan label Ikhwah Gaul. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Ikhwah Gaul. Tampilkan semua postingan

Kisah Teladan

Alkisah, beberapa tahun silam seorang pemuda terpelajar dan bercita-cita tinggi sedang berpergian naik pesawat dari Surabaya ke Jakarta. Di kursi sampingnya dudku seorang ibu setengah baya dengan pakaian yang cukup sederhana.

Demi memecahkan keheningan, si pemuda menyapa dan mengajak ngobrol ibu tersebut. "Ibu, ada acara apa pergi ke Jakarta?" tanya si pemuda.

"Oh, saya mau ke Jakarta terus "connecting flight" ke Singapore dik. Ini mau menengok anak saya yang kedua. Dia bekerja di sana." jawab ibu itu.

"Wow… hebat sekali putra ibu." Pemuda itu menyahut dan terdiam sejenak.

Lalu dengan didasari rasa ingin tahu yang tinggi pemuda itu melanjutkan pertanyaanya. "Kalau saya tidak salah anak yang di Singapore tadi, putra yang kedua, ya Bu? Lalu bagaimana dengan adik-adiknya?"

"Oh iya…" si ibu lalu bercerita. "Anak saya yang ketiga seorang dokter di Malang, yang keempat bekerja di perkebunan di Lampung. Yang kelima menjadi arsitek di Jakarta, yang keenam menjadi kepala cabang bank nasonal di Purwokerto, dan yang ketujuh menjadi dosen di sebuah perguruan tinggi terkemuka di Semarang."

Pemuda tadi diam, hebat ibu ini, bisa mendidik anak-anaknya dengan sangat baik, dari anak kedua sampai ketujuh.

"Lalu bagaimana anak pertama ibu?"

Sambil menghela nafas panjang, bu itu menjawab, "Anak saya yang pertama menjadi petani di Godean Jogja, Nak. Dia menggarap sawahnya sendiri yang tidak terlalu lebar." Kata sang ibu dengan tatapan mata menerawang.

Pemuda itu lantas segera menyahut. "Maaf ya Bu… sepertinya ibu agak kecewa ya, dengan anak ibu yang pertama. Karena adik-adiknya berpendidikan tinggi dan sukses di pekerjaannya, sedang dia hanya menjadi seorang petani?"

Apa jawab sang ibu…???
Dengan tersenyum ibu itu menjawab.
"Ooohh… tidak, tidak begitu nak, Justru saya PALING BANGGA dengan anak pertama saya. Karena dialah yang membiayai sekolah semua adik-adiknya dari hasil dia bertani. Dia pula yang memacu semangat adik-adiknya untuk terus berprestasi di sekolahnya hingga semuanya dapat meraih beasiswa ke pendidikan tinggi."

Pemuda itu terbengong…

Kadang seseorang yang terlihat remeh ternyata memiliki sesuatu yang luar biasa, jasa yang amat menentukan, yang kadang di luar dugaan kita. Seringkali kita menghakimi dan tergesa-gesa membuat kesimpulan sebelum kita memahami permasalahan sebenarnya, karena hanya melihat apa yang tampak saja. Dan membaca kisah di atas, seseorang akan dihormati bukan pada "jadi apa dia" namun "sudah berbuat apa dia".

"Dan sebaik-baik manusia adalah orang yang paling bermanfaat bagi manusia" (HR Thabrani)

Sumber:// ikhwah Gaul

Shalat Berjamaah adalah Kekayaan Sejati

Assalamu'alaikum wr. wb.

Pernahkah disadari bahwa sebenarnya saat ini kita dalam keadaan paling bahaya karena "miskin" ? Benar! Karena jika (sekali lagi JIKA) kita tidak shalat berjamaah di masjid, "Gaji" kita sangat kecil, hanya 1/27 atau 3,7% ...

Semoga kita tidak meninggal dunia dalam "Kemiskinan" itu...naudzubillah.
Inilah KEMISKINAN SEJATI, yang melanda mayoritas penduduk negeri ini... YANG MUNGKIN JUGA TENGAH MELANDA KITA SEMUA, BUKAN?
Kemiskinan sejati, penyebab SESAL & GENTAR di Yaumul Hisab.
Kemiskinan sejati, menyeret menuju puncak kesengsaraan di HAWIYAH !

"Dan adapun orang-orang yang ringan timbangan (kebaikan)nya, maka
tempat kembalinya adalah neraka Hawiyah. Tahukah kamu apakah neraka
Hawiyah itu? (yaitu) api yang sangat panas" (QS Al Qariah : 8-11)

Renungkan: Rumah megah, mobil mewah, harta berlimpah tapi tidak
shalat berjamaah?! Inilah orang miskin sejati itu...

SHALAT BERJAMAAH PAHALANYA LEBIH TINGGI 27 DERAJAT DIBANDING SHALAT

SENDIRI (HR BUKHARI -MUSLIM). Raih segera "Kenaikan Gaji" 27x lipat
dengan shalat berjamaah di masjid! Shalat berjamaah adalah KEKAYAAN
SEJATI, kekayaan yang dibawa mati untuk kebahagiaan abadi. JADILAH
ORANG KAYA SEJATI !

FOR AKHWAT! Bagi yang pernah mendengar bahwa wanita lebih baik shalat di rumah, hal itu hanya berlaku jika dilakukan di awal waktu. Masalah yang berbahaya adalah, kebanyakan wanita yang shalat di rumah ternyata tidak shalat tepat waktu. Bahkan tidak sedikit yang cenderung untuk mengakhirkannya. Dalam hal ini, maka wanita harus shalat berjamaah di masjid demi menjaga shalat di awal waktu.

Selain itu, wanita juga punya peranan sangat penting dalam membangun kebiasaan shalat berjamaah bagi keluarganya. Sedangkan untuk laki-laki, diwajibkan untuk shalat berjamaah di masjid. Bahkan untuk berjamaah di rumah pun itu tidak.

Dari Abu Hurairah Radliyallaahu 'anhu bahwa Rasulullah Shallallaahu 'alaihi wa Sallam bersabda: "Demi Allah yang jiwaku ada di tangan-Nya, sesungguhnya ingin rasanya aku menyuruh mengumpulkan kayu bakar hingga terkumpul, kemudian aku perintahkan sholat dan diadzankan buatnya, kemudian aku perintahkan seseorang untuk mengimami orang-orang itu, lalu aku mendatangi orang-orang yang tidak menghadiri sholat berjama'ah itu dan aku bakar rumah mereka. Demi Allah yang jiwaku ada di tangan-Nya, seandainya salah seorang di antara mereka tahu bahwa ia akan mendapatkan tulang berdaging gemuk atau tulang paha yang baik niscaya ia akan hadir (berjamaah) dalam sholat Isya' itu.
(Muttafaq Alaihi dan lafadznya menurut riwayat Bukhari)

Wallahua’lam bishshawab..

Mari menuju shalat sempurna!

Wassalam...

Dari maling list: SHALAT SEMPURNA

Menangkal Rasa Gelisah

Gelisah karena banyak masalah? gelisah karena cinta tak berbalas? gelisah karena tak bisa tampil oke and keren seperti teman-temanmu yang orang tuanya tajir/kaya? gelisah karena tampang cuma pas-pasan? gelisah karena uang saku dari ortu kurang, padahal semua kebutuhan sudah naik? dan kegelisahan-kegelisahan lain yang mungkin saja bisa menyergap dan menyentuh hatimu.. iya kan? coba deh ikuti tips-tips ini, semoga ngga gelisah lagi ya?

I. LURUSKAN IMAN

Saat kamu gelisah coba renungkan kembali keadaan jiwamu. Kamu akan menemukan bahwa ada hal yang kurang dalam keimananmu pada ALLAH. Memang apa hubungannya antara Iman dan gelisah? Baik, silahkan buka QS. An-Nahl : 97 yang artinya :

"Barang siapa yang mengerjakan amal sholeh, baik laki-laki maupun perempuan dalam keadaan beriman, maka sesungguhnya akan kami berikan kepadanya kehidupan yang baik dan sesungguhnya akan Kami berikan balasan kepada mereka dengan pahala yang lebih baik dari apa yang telah mereka kerjakan."

Seorang yang beriman tak kan lepas dari yang namanya cobaan/ujian, tapi ujian tersebut dihadapi dengan kelapangan dada, kok bisa? Ya, karena orang yang beriman mengetahui arti dan makna kesabaran. Jika mereka menerima ujian dari ALLAH, mereka yakin bahwa ALLAH pasti memberi pahala yang lebih baik dari yang mereka kerjakan, iya kan? Sabar itu bukan berarti cuma bilang, sabar...sabar (sambil ngurut dada, tapi dalam hatinya menggerutu lho >> kayanya itu sih ungkapan keputusasaan, tak punya pengharapan dan pahala dari ALLAH SWT).

Lihat juga sabda Nabi Muhammad SAW :

"Sungguh mempesona urusan orang yang beriman. Semua urusannya baik, dan hal itu tidak dimiliki oleh siapapun selain orang beriman. Jika mendapat kesenangan ia bersyukur, maka hal itu menjadi baik baginya. Dan jika dilanda kesusahan ia bersabar, maka hal itu menjadi baik baginya." (HR Muslim).

Jika kamu masih gelisah, teruslah perbaiki hubunganmu dengan ALLAH. Perkuat lagi keimanan dengan terus mempelajari dan mengamalkan Al-Qur'an dan sabda Nabi SAW.


II. BERBUAT BAIK SAJA

Huuuh, aku memberinya susu tapi ia malah membalasnya dengan air tuba... pastinya hatimu sakit and cekot-cekot, kecewa, dongkol, geram, dan sejenisnya (campur aduk dah..) karena kebaikan kita dibalas dengan keburukan/kejahatan, iya kan?

Supaya hatimu ngga gelisah, makanya tekadkan dalam hati sejak awal untuk berbuat baik kepada siapa pun, kapan pun, dimana pun tanpa mengenal pamrih. Dan jangan menunggu ucapan terima kasih dari orang yang telah kita bantu atau siapa pun juga.

Dan ternyata Al-Qur'an punya solusinya lho.. lihat Surat Al-Ihsan : 9 yang artinya :

"Sesungguhnya kami memberi makan kepadamu hanyalah untuk mengharapkan keridhaan ALLAH, kami tidak menghendaki balasan dari kamu dan tidak pula (ucapan) terima kasih".

Jadi, tak penting orang lain mau membalas kebaikanmu atau tidak. Yang penting berbuat baik saja tanpa henti, dan hanya mengharap ridha ALLAH SWT. Percayalah kawan, hatimu tidak akan gelisah lagi...

Jazakumullah khairan katsir..

Semoga bermanfaat
sumber : ikhwah gaul

Khauf (Rasa Khawatir)

Berkata Ibnu Qayyim al-Jauziyyah -Rahimahullah-
Siapa saja yang mengharapkan sesuatu, maka diisyaratkan adanya tiga hal:
Pertama : Menyukai apa yang diharapkan.
Kedua : Khawatir akan kehilangan apa yang diharapkan.
Ketiga : Berusaha keras untuk mendapatkannya.

Harapan yang tidak dikaitkan dengan sesuatu disebut angan-angan. Harapan berbeda dengan angan-angan. Setiap orang yang berharap pasti ada rasa khawatir. Seorang yang berjalan di jalan raya bila merasa khawatir, ia akan mempercepat jalannya, takut kehilangan sesuatu.

Tirmidzi meriwayatkan dalam Jami’'nya hadis yang bersumber dari Aisyah radhiallahu anha. Beliau berkata, 'Aku bertanya kepada Rasulullah tentang ayat tersebut, 'Apakah mereka itu orang yang meminum khamr, berzina, dan mencuri? Beliau menjawab, "Bukan, wahai puteri as-Shiddiq. Mereka adalah orang yang berpuasa, shalat, dan bersedekah, namun mereka khawatir kalau amal yang mereka lakukan itu tidak di terima oleh Allah. Mereka itulah sebenarnya orang yang berlomaba-lomba dalam barbuat amal kebajikan.”

Allah mensifati orang-orang yang bahagia dengan ihsan, 'kebaikan dan khauf ‘kekhawatiran'. Sebaliknya, Allah justru memberi sifat orang jahat dengan keburukan dan rasa aman. Maksudnya, orang yang beramal kebaikan itu pasti bahagia, namun mereka tetap merasa khawatir, sedangkan orang-orang yang berbuat kejahatan pasti hina tetapi ia merasa. aman.

Orang-orang yang merenungkan keadaan para sahabat tentu akan menemukan mereka dalam puncak amal dan puncak kekhawatiran, sedangkan kita semua berada pada posisi kekurangan bahkan melampaui batas, tetapi perasaan kita aman-aman saja. Duhai celaka!


Sumber: Ad-Da’u wa Ad-Dawa (Terapi Penyakit Hati) oleh Ibnu Qayyim al-Jauziyyah hal. 58-60

Tangisan untuk bunda

dari aku di sini yang tak kau tahu keberadaannya
aku mencoba untuk kuat dan bertahan dari kerasnya hidup
jutaan rasa sakit terulang menyerang hati dan pikiran ini
kepergian ini hanya untuk sementara


Dari aku yang tak pernah mengenal rasa cintamu
aku merintih mengiba ketika melihat anak anak itu memanggil dengan sebutan bunda
itu lebih sakit dari pada tusukan pedang

kutatap langit langit di depan beranda depan
anak anak polos itu berlari menyambut sebuah kado istimewa dari bunda
sebuah peluk dan tatapan sayang yg melebihi palung laut di arafuru
tetesan air mata ini terus mengalir

kupaksaan untuk tersenyum tapi tak bisa
bagaimana tidak sejuta rasa kupendam untuk bersamanya
dari aku yang di sini yang kau tak tau keberadaannya

bakti ku kuucapkan dalam malam malam penuh doa

Ya Allah jadikan ia tetap dalam sehat jasmani
berikan ketenangan jiwa untuk tidak memikirkan aku
sakit sakit sekali...

pedih dan pilu
oh bunda disaat ini aku ingin kecupan mu untuk ku
kecuplah keningku
kecuplah dengan sentuhan perlahan
peluklah
maka aku akan memelukmu erat

sakit dan sakit terasa ketika membayangkan senyum mu
Ya Allah jaga lah hatinya
jagalah jasmaninya

bunda, ini adalah sebuah pilihan untuk ku
tetap lah tersenyum berikan senyuman terindah
kuharap tetesan air mata itu adalah rasa sayang mu padaku
tetaplah tersenyum
aku akan kembali dengan menanti satu kecupan di setiap malam
aku akan kembali menanti peluk dan usapan tangan lembut mu
aku akan kembali Insya Allah.....

sumber : Catatan Perjalanan: Tangisan untuk bunda






KEUTAMAAN ILMU

"Dan janganlah kamu mengikuti apa yang kamu tidak mempunyai pengetahuan tentangnya. Sesungguhnya pendengaran, penglihatan dan hati, semuanya itu akan diminta pertanggungjawabnya." [Al-Isra': 36]

“Barangsiapa menginginkan kebahagiaan dunia maka ia harus mencapainya dengan ilmu; barangsiapa menginginkan kebahagiaan akhirat maka ia harus mncapainya dengan ilmu, dan barangsiapa menginginkan kebahagiaan kedua-duanya maka ia harus mencapainya dengan ilmu.” [HR. Thabarani]

Ibnu Mas’ud Radhiyallahu ‘Anhu berkata:
"Janganlah kalian memperlajari ilmu karena 3 hal: (1) Dalam rangka debat kusir dengan orang-orang bodoh, (2) Untuk mendebat para Ulama, atau (3) memalingkan wajah-wajah manusia ke arah kalian. Carilah apa yang ada di sisi Allah Subhanahu Wata’ala dengan ucapan dan perbuatan kalian. Karena sesungguhnya itulah yang kekal abadi, sedangkan yang selain itu akan hilang dan pergi"
[Jami’ul ‘Ulum wal Hikam 1/45]


Rasulullah bersabda:
"Keutamaan ahli ilmu terhadap ahli ibadah itu seperti keutamaanku
terhadap yang terendah di antara kamu." Lalu beliau berkata: "Allah
dan para malaikat, dan penduduk langit dan bumi, hingga semut di dalam
lubangnya dan ikan, mengirimkan shalawat kepada orang-orang yang
mengajari manusia kebaikan." [HR. at-Tirmidzi dan ia berkata: hadits
ini hasan gharib shahih; dishahihkan al-Albani]

Abu dzar ra. menceritakan. Muhammad Rasulullah SAW bersabda, “ Hai Abu Dzar, jika engkau pergi lalu mempelajari satu ayat dari kitab Alloh adalah lebih baik bagimu dari pada kamu shalat 100 rakaat. Jika engkau pergi lalu mempelajari suatu bab ilmu yang dapat diamalkan adalah lebih baik bagimu dibanding kamu shalat 1000 rakaat”. [HR. Ibnu Majah]

1. Orang yang BERILMU SEDIKIT itu lebih baik daripada orang yang BANYAK IBADAH.
2. Bedanya orang yang ahli ilmu dibanding dengan orang ahli ibadah sama dengan perbandingan antara Rasulullah dengan orang yang paling hina. Uih... bedanya jauh banget yak, Rasulullah kan sosok yang paling mulia.
3. Perbandingan ahli ilmu dengan ahli ibadah sama dengan perbedaan antara bulan purnama dengan bintang-bintang.
4. Barang siapa yang mencari jalan untuk mencari ilmu maka Allah akan memudahkan jalannya menuju surga.
5. Malaikat akan meletakkan sayap-sayapnya kepada orang-orang yang sedang menuntut ilmu.
6. Barang siapa yang meninggal ketika sedang menuntut ilmu maka Allah akan menempatkan derajat yang sama dengan derajatnya para nabi. Subhaanallah ..^_^







[9 & 10 Muharram] Yukk, Mulai Hari Sabtu dan Minggu Kita Puasa!

Dari Abu Qatadah -radhiyallahu ‘anhu-, bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam ditanya tentang puasa hari ‘Asyura. Beliau menjawab, “(Puasa tersebut) Menghapuskan dosa satu tahun yang lalu”. [HR Muslim]

Puasa ‘Asyura terbagi menjadi tiga keadaan:

1. Berpuasa 2 hari pada hari ‘Asyura dan Tasu’ah (9 Muharram), ini yang paling afdhal. Puasa tasu'ah untuk menyelisihi kaum Yahudi.
“Apabila (usia)ku sampai tahun depan, maka aku akan berpuasa pada (hari) kesembilan” (HR. Muslim)
2. Berpuasa pada hari ‘Asyura dan tanggal 11 Muharram, ini kurang pahalanya daripada yang pertama.
3. Berpuasa pada hari ‘Asyura saja, sebagian ulama memakruhkannya karena Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam memerintahkan untuk menyelisihi Yahudi, namun sebagian ulama yang lain memberi keringanan (tidak menganggapnya makhruh).

SEBAB DISUNNAHKAN PUASA 'ASYURA:

“Tatkala Nabi Saw datang ke Madinah beliau melihat orang-orang Yahudi melakukan puasa di hari ‘Asyura. Beliau Shallallahu ‘alaihi wassalam bertanya, “Hari apa ini?”. Orang-orang Yahudi menjawab, “Ini adalah hari baik, pada hari ini Allah selamatkan Bani Israil dari musuhnya, maka Musa ‘alaihissalam berpuasa pada hari ini. Nabi Shallallahu ‘alaihi wassalam bersabda, “Saya lebih berhak mengikuti Musa dari kalian (kaum Yahudi). Maka beliau berpuasa pada hari itu dan memerintahkan ummatnya untuk melakukannya”. [HR Bukhari]

Semenjak itu beliau Saw memerintahkan ummatnya untuk berpuasa, sehingga jadilah puasa ‘Asyura diantara ibadah yang disukai di dalam Islam. Dan ketika itu puasa Ramadhan belum diwajibkan.

“Puasa yang paling utama setelah Ramadhan adalah (puasa) di bulan Allah Muharram. Dan shalat yang paling utama setelah shalat wajib adalah shalat malam”. [HR Muslim]

“Dahulu Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wassalam memerintahkan untuk puasa di hari ‘Asyura. Dan ketika puasa Ramadhan diwajibkan, barangsiapa yang ingin (berpuasa di hari ‘Asyura) ia boleh berpuasa dan barangsiapa yang ingin (tidak berpuasa) ia boleh berbuka”. [HR Bukhari]

Tapi sayang sekali kalau kita melewatkan hari 'Asyura ini.
So, mari kawan2 semua! Mulai besok kita puasa sunnah 'Asyura 2 hari.
ALLAHU AKBAR!

Hati - hati dan Waspada

Sekarang kudu ekstra hati2 di jalan.
Soalnya sekarang ada modus baru pemerkosaan terhadap wanita.

Yang terjadi seperti ini, seorang wanita (akhwat) melihat ada seorang anak kecil dijalanan sedang menangis. Merasa kasihan, ia menanyakan apa yg terjadi pada anak tersebut.

Si akhwat : (Menghampiri si anak kecil & sambil membungkuk bertanya) "Ada apa, De'? Kok Ade' nangis? Mamanya mana?? "
Si Anak Kecil : (Sambil nangis) "Aku tersesat, bisa anter aku pulang gak?" (Lalu anak kecil itu memberikan selembar kertas yg berisikan alamat rumahnya).

Karena akhwat itu termasuk orang yg baik hati dan tidak menaruh curiga apa2, ia membawa anak tersebut ke alamat yg tertera. Ketika tiba di rumah anak kecil itu, ia menekan bel, tiba2 ia kaget karena bel tersebut bertegangan tinggi dan lalu pingsan. Ketika ia terbangun pada hari berikutnya, ia mendapati dirinya dalam keadaan telanjang dalam sebuah rumah kosong. Ia tidak pernah melihat wajah penyerangnya.

Itulah sebabnya sekarang ini penindak kriminal mencari sasaran pada akhwat2 yg cepat empati & tdk hati-hati.
Jadi, jika terjadi masalah seperti ini :

JANGAN PERNAH MEMBAWA ANAK KECIL TERSEBUT KE TEMPAT YG DIMINTA. JIKA MASIH TERUS DIDESAK, BAWALAH ANAK TERSEBUT KE KANTOR POLISI TERDEKAT. ATAU MINTA TOLONG PADA IKHWAN YANG BAIK HATI. :D

Tolong ingatkan kepada teman2 kalian semua terutama yg akhwat, istri, adik perempuan. HARAP EKSTRA BER-HATI2.

Tolong, informasikan kedua hal di atas kepada setiap Perempuan yang anda kenal! karena MENCEGAH LEBIH BAIK DARIPADA SUDAH KEJADIAN !!
Sumber : ikhwah gaul ^_^

Kalender Hijriyah

Berbicara pergantian tahun, sebagai umat muslim tentunya kita tak akan terlepas dari pergantian tahun muslim bukan? pada tahun ini jatuh tepatnya tanggal 1 Muharram 1431H atau 10 Desember 2009M. Sedikit mengingatkan tahun baru Islam ini dinamakan Kalender Hijriyah (Bahasa Arab: at-taqwim al-hijri), karena pada tahun pertama kalender ini adalah tahun dimana terjadi peristiwa Hijrah-nya Nabi Muhammad dari Makkah ke Madinah, yakni pada tahun 622M. Penentuan kapan dimulainya tahun 1 Hijriah dilakukan 6 tahun setelah wafatnya Nabi Muhammad.

Namun demikian, sistem yang mendasari Kalender Hijriah telah ada sejak zaman pra-Islam, dan sistem ini direvisi pada tahun ke-9 periode Madinah. Kalender Hijriyah sendiri terdiri dari 12 bulan: Muharram – Safar – Rabiul awal – Rabiul akhir – Jumadil awal – Jumadil akhir – Rajab – Sya’ban – Ramadhan – Syawal – Dzulkaidah – Dzulhijjah.

Jarang ya orang yang mengingat bahkan menghafal kalender Islam ini, pun diriku. Terkadang ku pun merasa sedih kenapa tahun baru yang semestinya diingat oleh umat muslim terkadang terlupakan, hanya sebagian orang saja. Dulu waktu masih berada di kampung halaman justru orang-orang tua dahulu menggunakan kalender Hijriah atau Jawa bukan Masehi, dan terkadang melihat dari posisi bulan, salut buat mereka karena kebetulan kalender Jawa juga mirip dengan nama-nama pada bulan Hijriah. Begitulah kenyataannya kehidupan, lingkungan, zaman, peradaban telah merubah cara pandang manusia. Tinggal bagaimana kita mau menjalani dan melaluinya.

Namun itu semua kita kembalikan kembali ke masing-masing individu mau apa, bagaimana menyikapi pergantian tahun ini, selama masih dalam batasan yang wajar dan selama masih berada di jalan yang benar, selagi masih mau melihat dan peka terhadap lingkungan sekitar. "Ingatlah senangmu sebelum datang susahmu, ingatlah sehatmu sebelum datang sakitmu, ingatlah hidupmu sebelum datang matimu". Semoga kita selalu menjadi orang yang berguna bagi diri sendiri, orang lain dan alam sekitar. Semoga kita menjadi orang yang baik, tulus, ikhlas, sabar dalam menjalankan setiap sesuatu agar RidhoNya selalu menyertai kepada kita.

RENUNGAN

Perhatikan Sabda Nabi ini,
“Sesungguhnya aku mampu melihat apa yang tak sanggup kalian lihat. Kudengar suara gesekan dilangit (berkriut-kriut), langit sedemikian padatnya, tak ada tempat kosong bahkan seluas empat jari sekalipun karena langit dipenuhi para malaikat yang sedang bersujud kepada Allah SWT. Demi Allah!!! Sekiranya kalian mengetahui apa yang aku ketahui (tentang akhirat), niscaya kalian tidak akan pernah tertawa sedikitpun, bahkan kalian pasti akan banyak menangis (karena takut). Dan niscaya kalian tidak akan pernah bisa bersenang-senang dengan istri-istri kalian, dan niscaya kalian akan keluar berhamburan ke jalan-jalan (berteriak) untuk memohon (ampun) dan memanjatkan doa kepada Allah (meminta perlindungan dari bencana akhirat) yang akan Dia timpakan” ( HR Tirmidzi & Al-Bukhari)


Duhai teman..!!
Hindari dirimu dari permainan dan kesia-siaan
Jaga kesucian dalam cinta dan kasih sayang
Keni'matan sesaat jangan kau jadikan tujuan
Keindahan semu jangan kau damba-dambakan

Saatnya kini, kita bangkit dan sadar diri
Bersihkan segala penyakit dan karat dari hati
Segala cacat dan maksiat yang membuat lalai
Takutlah di hari,
Di mana tak ada yang luput dari Illahi

Duhai jiwa...!!
Bangkit dan siapkan dirimu tuk hari depan
Hindari nafsu yang membuatmu lupa daratan
Ayo bergegas menuju keselamatan
Ayo berjuang, berjuang, dan berjuang
Agar kau selamat dari adzab yang membinasakan
Selamatkan dirimu dari api yang menyengsarakan

Duhai kau...!!
Yang suka bermain-main di dunia ini
Ingat,,! Kehidupan dunia tak akan abadi
Tak cukupkah bagimu segala keni'matan
Hingga kau habiskan waktumu dalam permainan
Negeri yang fana ini segeralah kau tinggalkan
Karena tak ada yang abadi dalam keni'matan dunia
Semua kan sirna bila waktunya tiba

Copas from ikhwah GauL.

4F Yang Harus Kita Hindari

Perang pemikiran (Ghozwul Fiqri, seterusnya ditulis GF) adalah cara orang kafir untuk menghancurkan umat muslim di dunia.. Karena menurut orang kafir, umat islam tidak akan kalah dalam perang dengan menggunakan fisik.. Jadi orang kafir menggunakan "4F" untuk menghancurkan umat muslim..

Apa itu 4F?

4F adalah salah satu taktik orang kafir dalam GF..

- FUN: yaitu dengan membangun tempat/kegiatan yang membuat kita terlalai dalam mengingat ALLAH SWT.
Contoh: zina (pacaran), membuat tempat hang out seperti Mall, Game Center, dll..

- FILM: film dapat membuat kita tertarik dalam melakukan sesuatu.. seperi pacaran maupun berzina! orang kafir ingin membuat kita tertarik dengan hal" seperti itu..

- FASHION: anak remaja sekarang sangat memperhatikan yang namanya style, apalagi wanita.. mereka rela memperlihatkan aurat yang seharusnya ditutup demi mengikuti trend masa kini.. mereka bahkan mengatakan bahwa berpakaian seperti itu agar disebut gaul..

- FOOD: mengapa makanan juga termasuk dalam GF? kita khan dapat membedakan mana makanan yang halal maupun haram? orang islam lengah dalam hal ini.. zaman sekarang ada yang namanya fastfood (makanan cepat saji).. kita tidak tahu proses ketika memasak makanan itu.. apakah ketika memotong ayam/sapi itu mereka mengucapkan bismillah? bisa saja daging yang mereka sajikan itu proses pemotongannya tidak mengucapkan bismillah bahkan bisa saja yang kita makan itu bangkai..

Copas from ikhwah Gaul..

Dialog Rasulullah dengan Iblis

Nabi:” Berapa keperluanmu yang kau mintakan kepada Allah ?”.
Iblis:” Iblis:”Sepuluh perkara”.
Nabi:” Apa itu wahai terlaknat ?”.
Iblis :” Aku minta kepada-Nya untuk agar saya dapat berserikat dalam diri Bani Adam,
dalam harta dan anak-anak mereka. Dia mengijinkanku berserikat dalam kelompok
mereka. Itulah maksud firman Allah :
Dan hasunglah siapa yang kamu sanggupi di antara mereka dengan ajakanmu, dan
kerahkanlah terhadap mereka pasukan berkuda dan pasukanmu yang berjalan kaki dan
berserikatlah dengan mereka pada harta dan anak-anak dan beri janjilah
mereka. Dan tidak ada yang dijanjikan oleh syaitan kepada mereka melainkan
tipuan belaka. (QS. 17:64)
Setiap harta yang tidak dikeluarkan zakatnya maka saya ikut memakannya. Saya juga
ikut makan makanan yang bercampur riba dan haram serta segala harta yang tidak
dimohonkan perlindungan kepada Allah dari setan yang terkutuk. Setiap orang yang
tidak memohon perlindungan kepada Allah dari syaithan ketika bersetubuih dengan
istrinya maka syaithan akan ikut bersetubuh. Akhirnya melahirkan anak yang
mendengar dan taat kepadaku. Begitu pula orang yang naik kendaraan dengan maksud
mencari penghasilan yang tidak dihalalkan, maka saya adalah temannya. Itulah maksud
firman Allah :” ……. , dan kerahkanlah terhadap mereka pasukan berkuda dan
pasukanmu yang berjalan kaki …… (QS. 17:64) . Saya memohon kepada-Nya agar
saya punya rumah, maka rumahku adalah kamar-mandi. Saya memohon agar saya punya
masjid, akhirnya pasar menjadi masjidku. Aku memohon agar saya punya al-Qur’an,
maka syair adalah al-Qur’anku. Saya memohon agar punya adzan, mka terompet adalah
panggilan adzanku. Saya memohon agar saya punya tempat tidur, maka orang-orang
mabuk adalah tempat tidurku. Saya memohon agar saya punya teman-teman yang
menolongku, maka maka kelompok al-Qadariyyah menjadi teman-teman yang
membantuku. Dan saya memohon agar saya memiliki teman-teman dekat, maka orangorang
yang menginfaq-kan harta kekayaannya untuk kemaksiyatan adalah teman dekatku.
Ia kemudian membaca ayat : Sesungguhnya pemboros-pemboros itu adalah saudarasaudara
syaitan dan syaitan itu adalah sangat ingkar kepada Rabbnya. (QS. 17:27)
Rasulullah berkata :” Andaikata tidak setiap apa yang engkau ucapkan
didukung oleh ayat-ayat dari Kitabullah tentu aku tidak akan
membenarkanmu”.
Lalu Iblis meneruskan :” Wahai Muhammad, saya memohon kepada Allah agar saya
bisa melihat anak-cucu Adam sementara mereka tidak dapat melihatku. Kemudian Allah
menjadikan aku dapat mengalir melalui peredaran darah mereka. Diriku dapat berjalan
kemanapun sesuai dengan kemauanku dan dengan cara bagaimanapun. Kalau saya mau,
dalam sesaatpun bisa. Kemudian Allah berfirman kepadaku :” Engkau dapat melakukan
apa saja yang kau minta”. Akhirnya saya merasa senang dan bangga sampai hari kiamat.
Sesungguhnya orang yang mengikutiku lebih banyak daripada yang mengikutimu.
Sebagian besar anak-cucu Adam akan mengikutiku sampai hari kiamat.
Saya memiliki anak yang saya beri nama Atamah. Ia akan kencing di telinga seorang
hamba ketika ia tidur meninggalkan shalat Isya. Andaikata tidak karenanya tentu ia tidak
akan tidur lebih dahulu sebelum menjalankan shalat. Saya juga punya anak yang saya
beri nama Mutaqadhi. Apabila ada seorang hamba melakukan ketaatan ibadah dengan
rahasia dan ingin menutupinya, maka anak saya tersebut senantiasa membatalkannya
dan dipamer-kan ditengah-tengah manusia sehingga semua manusia tahu. Akhirnya
Allah membatalkan sembilan puluh sembilan dari seratus pahala-Nya sehingga yang
tersisa hanya satu pahala, sebab, setiap ketaatan yang dilakukan secara rahasia akan
diberi seratus pahala. Saya punya anak lagi yang bernama Kuhyal. Ia bertugas
mengusapi celak mata semua orang yang sedang ada di majlis pengajian dan ketika
khatib sedang memberikan khutbah, sehingga, mereka terkantuk dan akhirnya tidur,
tidak dapat mendengarkan apa yang dibicarakan para ulama. Bagi mereka yang tertidur
tidak akan ditulis pahala sedikitpun untuk selamanya.
Setiap kali ada perempuan keluar pasti ada syaithan yang duduk di pinggulnya, ada pula
yang duduk di dagingbyang mengelilingi kukunya. Dimana mereka akan menghiasi
kepada orang-orang yang melihatnya. Kedua syaithan itu kemudian berkata kepadanya,’
keluarkan tanganmu’. Akhirnya ia mengeluarkan tangannya, kemudian kukunya
tampak, lalu kelihatan nodanya.
Wahai Muhammad, sebenarnya saya tidak dapat menyesatkan sedikitpun, akan tetapi
saya hanya akan mengganggu dan menghiasi. Andaikata saya memiliki hak dan
kemampuan untuk menyesatkan, tentu saya tidak akan membiarkan segelintir manusiapun
di muka bumi ini yang masih sempat mengucapkan “ Tidak ada tuhan selain Allah
dan Muhammad adalah Utusan-Nya”, dan tidak akan ada lagi orang yang shalat dan
berpuasa. Sebagaimana engkau wahai Muhammad, tidak berhak memberikan hidayat
sedikitpun kepada siapa saja, akan tetapi engkau adalah seorang utusandan penyampai
amanah dari Tuhan. Andaikata engkau memiliki hak dan kemampuan untuk memberi
hidayah, tentu engkau tidak akan membiarkan segelintir orang-pun kafir di muka bumi
ini. Engkau hanyalah sebagai hujjah [argumentasi] Tuhan terhadap makhluq-Nya.
Ementara saya adalah hanyalah menjadi sebab celakanya orang yang sebelumnya sudah
dicap oleh Allah menjadi orang celaka. Orang yang bahagia dan beruntung adalahorang
yang dijadikan bahagia oleh Allah sejak dalam perut ibunya, sedangkan orang yang
celaka adalah orang yang dijadikan celaka oleh Allah sejak dalam perut ibunya.
Kemudian Rasulullah SAW membacakan firman dalam QS Hud : Jikalau
Rabbmu menghendaki, tentu Dia menjadikan manusia umat yang satu, tetapi
mereka senantiasa berselisih pendapat, (QS. 11:118) kecuali orang-orang yang
diberi rahmat oleh Rabbmu. Dan untuk itulah Allah menciptakan mereka.
Kalimat Rabbmu (keputusan-Nya) telah ditetapkan; sesungguh-nya Aku akan
memenuhi neraka jahanam dengan jin dan manusia (yang durhaka) semuanya.
(QS. 11:119) dilanjutkan dengan : Tidak ada suatu keberatanpun atas Nabi
tentang apa yang telah ditetapkan Allah baginya. (Allah telah menetapkan yang
demikian) sebagai sunnah-Nya pada nabi-nabi yang telah berlalu dahulu. Dan
adalah ketetapan Allah itu suatu ketetapan yang pasti berlaku, (QS. 33:38)”.
Kemudian Rasulullah berkata lagi kepada Iblis : ” Wahai Abu Murrah [Iblis],
apakah engkau masih mungkin bertaubat dan kembali kepada Allah, sementara
saya akan menjamin-mu masuk surga”.
Ia iblis menjawab :” Wahai Rasulullah, ketentuan telah memutuskan dan Qalam-pun
telah kering dengan apa yang terjadi seperti ini hingga hari kiamat nanti. Maka Maha
Suci Tuhan, yang telah menjadikanmu sebagai tuan para Nabi dan Khatib para
penduduk surga. Dia, telah memilih dan meng-khususkan dirimu. Sementara Dia telah
menjadikan saya sebagai tuan orang-orang yang celaka dan khatib para penduduk
neraka. Saya adalah makhluq celaka lagi terusir. Ini adalah akhir dari apa yang saya
beriyahukan kepadamu dan saya mengatakan yang sejujurnya”.
Segala puji hanya milik Allah SWT , Tuhan Semesta Alam, awal dan akhir,
dzahir dan bathin. Semoga shalawat dan salam sejahtera tetap selalu diberikan
kepada seorang Nabi yang Ummi dan kepada para keluarga dan sahabatnya
serta para Utusan dan Para Nabi.


Hikmah dari Kisah tersebut di atas, Sebagai upaya mencari hikmah dalah kisah di atas, rangkuman ini barangkali berguna untuk direnungkan.

o Kita perlu semakin menancapkan keyakinan, bahwa syaithan tidak
punya kuasa sedikitpun bagi orang-orang yang disucikan-Nya.

o Jadi upaya kita adalah memohon kepada Allah Ta’Ala agar Dia ridho dan
berkenan membersihkan segala dosa baik sengaja maupun tidak untuk
mendapatkan ampunan-Nya.

o Bila kita simak, perbedaan mendasar keyakinan Iblis adalah tidak ada
keinginannya untuk bertaubat, walau Rasulullah SAW telah
menghimbaunya bahkan dengan menawarkan jaminan untuk
mendapatkan ampunan. Dengan tegas Allah berfirman : Dan
sesungguhnya Aku Maha Pengampun bagi orang
yang bertaubat, beriman, beramal saleh, kemudian
tetap di jalan yang benar. (QS. 20:82).

o Bila kita cermati hadangan dan rintangan yang akan dilakukan oleh
Iblis dari kisah tersebut membuat kesadaran bahwa upaya untuk menjalani
kehidupan sungguh tidak mudah.

o Hanya karena Maha Rahman dan Maha Rakhiim-Nya sajalah kita akan
selamat dalam menjalani kehidupan ini hingga akan selamat dari jebakanjebakan
syaithan.

o Namun perlu juga di-ingat, Rasulullah juga pernah mengata-kan bahwa jihad terbesar adalah
mengalahkan hawa nafsu kita sendiri.

Copas From Ikhwah gaul

Berebut Shaff Pertama!

Dari Abu Hurairah radhiyallahu’anhu, beliau mengatakan bahwa Rasulullah shallallahu’alahi wasallam bersabda, “Seandainya manusia mengetahui pahala azan dan shaf pertama, kemudian mereka tidak mendapatkannya kecuali dengan undian, niscaya mereka melakukan undian itu. Seandainya mereka mengetahui pahala bersegera pergi menunaikan shalat, niscaya mereka berlomba-lomba kepadanya. Dan, seandainya mereka mengetahui pahala jamaah shalat isya dan subuh, niscaya mereka mendatanginya meskipun dengan merangkak.” [HR. Bukhari no. 341]

Subhanallah, betapa besar pahala shalat berjamaah di barisan pertama. Sampai-sampai digambarkan seseorang yang tahu besarnya pahala tersebut akan berusaha mendatanginya walau ia harus merangkak bila tidak bisa berjalan. Namun, sedih hati ini ketika melihat sekitar. Sedikit sekali orang yang berebut untuk shaf pertama, bahkan mereka malah mempersilahkan orang lain untuk berada di shaf pertama, dan merelakan dirinya berada di shaff belakang. Bahkan lebih parah lagi mereka sengaja datang terlambat ke masjid, dan yang paling parah lagi, mereka enggan shalat berjama’ah di masjid.

Dari Abi Hurairah radhiyallahu’anhu, ia berkata: Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam bersabda : “Sebaik-baik shaf pria adalah shaf yang pertama dan sejelek-jelek shaf pria adalah yang paling akhir. Sebaik-baik shaf wanita adalah yang paling akhir dan sejelek-jeleknya yang paling depan.” [HR. Muslim nomor 440]

Syaikh Shalih Fauzan Al Fauzan memberikan penjelasan: “Mengenai hal ini detailnya sebagai berikut: Jika kaum wanita itu shalat dengan ADANYA TABIR PEMBATAS antara mereka dengan kaum pria maka shaf yang terbaik adalah shaf yang terdepan, karena hilangnya hal yang dikhawatirkan terjadi antara pria dan wanita. Dengan demikian sebaik-baik shaf wanita adalah shaf pertama sebagaimana shaf-shaf pada kaum pria, karena keberadaan tabir pembatas itu dapat menghilangkan kekhawatiran terjadinya fitnah” [Kitab Al-Muntaqa min Fatawa Asy-Syaikh Shalih Al-Fauzan, 3/56-57]

Yuk, ikhwan. Mulai sekarang kita berebut shaf pertama!

Dikutip dari Ikhwah Gaul

Simbol Yahudi di Perusahaan Dagang

Ketika pemahaman umat lemah dalam memahami Islam, akan banyak persepsi yang salah kaprah. sebuah perusahaan bernama “Debindo Multi Adhiswasti ” salah satu perusahaan khusus pameran perdagangan dan pelanggan di Indonesia menggunakan simbol bintang david berwarna kuning sebagai simbol perusahannya.

Dengan simbol simbol bintang David tersebut Debindo berani menggunakan dalam beberapa spanduk pameran fashion, asesoris, kerajinan dan makanan yang diselenggarakan di HALL B JCC 9-13 September 2009.

Pada spanduk yang ditemukan di beberapa sudut kota Jakarta, simbol yahudi tersebut dengan jelas terpampang di sebelah kanan bawah spanduk, lebih mengherankan lagi spanduk yang di buat bercampur dengan symbol yahudi itu di peruntukan dalam rangka penjualan produk-produk menyambut idul fitri 1430 H.

Entah apakah ini ketidaktahuan atau ada unsur kesengajaan untuk menyebarkan simbol Yahudi tersebut. Namun, penggunaan bintang David khas Israel tersebut, bila dibiarkan akan melukai umat Islam.

Disengaja atau tidak symbol yahudi baik pada perusahaan maupun yang ada dalam sepanduk tersebut, lambat laun akan mengundang protes besar dari umat Islam di Jakarta. Karena, bintang segi enam dan mirip bendera Israel itu sangat sensitif bagi umat Islam.



Simbol Yahudi Harus Dilarang
Menurut Sekjen Forum Umat Islam KH. Muhammad Al Khaththath, Departemen Perdagangan harus melarang penggunaan symbol Yahudi oleh perusahaan di Indonesia, sebab Yahudi Israel adalah penjajah dan kita anti penjajahan sesuai dengan yang tercantum dalam konstitusi bahwa pebnjajahan di atas dunia harus dihapuskan.

Selain itu, Al Khththath juga menghimbau kepada Departemen Perdagangan harus meneliti keberadaan perusahan yang berlogo bintang david tersebut apakah dia perusahaan Yahudi yang beroperasi di Indonesia atau agen perusahaan Yahudi di Indonesia dan segera mengambil tindakan hukum atas perusahaan tersebut.

Kepada umat Islam kami serukan agar meboikot semua perusahaan Yahudi dan perusahaan apapun yang menggunakan logo dan lambang Yahudi sebagai bentuk penentangan kepada kaum penjajah dan kaum yang memusuhi umat islam, lanjutnya.

Telah kita saksikan Yahudi telah lama menjajah dan merampas tanah kaum Muslim di Palestina. Bahkan hingga saat ini Palestina masih belum memperoleh keadilan dunia. Ribuan kaum Muslim di sana menjadi korban pembantaian, perampasan oleh orang-orang Israel.

Dalam khazanah pemikiran Islam, sebuah benda yang dipengaruhi sebuah pemahaman tertentu termasuk kategori hadharah. Seperti salib yang merupakan simbol bagi kaum Nashrani. Maka penggunaannya sama dengan menyerupai kaum tersebut. (mj/suara-islam)

*Group: Persaudaraan Umat Islam*

Jadi, berhati2 saja kalo membeli produk tertentu.. mungkin saja ada lambang yahud yang diselipkan dalam produk yang anda beli.. Waspadalah! Waspadalah!

Dialog Seorang Ibu dengan Anaknya (Mengapa kita Miskin…?)

Seorang anak bertanya kepada ibunya: “Mak, mengapa kita miskin mak ?”
Ibu anak itu berkata: Hidup ini seperti jalan-jalan di dalam Supermarket.

Siapa yang membawa tiga coklat, ia akan membayar 3 coklat. Siapa yang hanya dapat satu coklat, ia membayar satu coklat. Orang miskin tidak kebagian coklat itu nak. Sebab itu di pintu kasir ia tidak diperiksa Orang miskin nanti, akan cepat pemeriksaannya di hari kiamat Sedangkan orang kaya, akan lambat pemeriksaannya.

ia mak” kata anak itu, “Aku percaya”. “Tetapi kalau kita miskin, aku kan tidak bisa sekolah sampai perguruan tinggi.”

Berlinang air mata ibu itu mendengar keluh anaknya. Ia palingkan wajahnya dan bertanya di dalam hati: Mengapa ya, kita dilahirkan sebagai orang miskin ?

“Itu rahasia Tuhanmu. Kamu boleh berusaha dan berdo’a untuk merubahnya.”

“Tetapi ingatlah”.
Dan apabila kami beri nikmat kepada manusia. Ia berpaling, ia jauhkan dirinya Dan apabila kejahatan mengenai dia, adalah ia orang yang sangat putus asa
(Al-Quran, surat Al-Isra’, ke 17 ayat 83

Maka apabila bahaya mengenai manusia, ia seru kami Kemudian apabila kami beri kepadanya satu nikmat dari kami, Ia berkata: “Sesungguhnya apa yang diberikan kepada ku, lantaran kepintaran ku”. Bahkan nikmat itu satu percobaan, tetapi kebanyakan manusia tidak mengetahui. (Al-Quran, surat Az-Zumar, ke 39 ayat 49)

Manusia tidak jemu minta kebaikan. Tetapi jika kesusahan mengenai dia Maka ia putus asa putus harapan (Al-Quran, surat Fush-Shilat, ke 41 ayat 49)

Apabila kami beri nikmat atas manusia Ia berpaling dan menjauhkan diri Tetapi apabila menggenai dia kesusahan, maka ia mempunyai permintaan yang panjang.
(Al-Quran, surat Fush-Shilat, ke 41 ayat 51)

“Jadi apa rahasia kehidupan itu”, kata anak itu kepada ibunya
Kata ibunya: “Rahasia Kehidupan yang pertama, “kita harus selalu bersyukur” Tidak membuang waktu. Kerjakan suatu pekerjaan setelah selesai satu pekerjaan”. “Tidak ada istilah bersantai dalam hidup ini”. “Mereka yang bergerak, merekalah yang maju ke muka.

“Mungkinkah kita bisa jadi orang kaya bu, lanjut anak itu di dalam hati”

Ibu itu berdo’a dalam hatinya :”Ya Allah, keluarkanlah kami dari lilitan kemiskinan ini, kuatkanlah iman kami, dan sejahterakanlah anak cucu kami dunia dan akhirat.”

Lima puluh tahun kemudian,

Dialah Yang menjadikan kamu khalifah di bumi,dan mengangkat derajat sebagian dari kamu atas sebagaian untuk Dia menguji kamu tentang apa yang Dia telah datangkan kepada kamu. Sesungguhnya Tuhanmu lekas siksaan-Nya, tetapi Dia Pengampun Yang Maha teliti. (006,165)

Perpustakaan-Terbuai@yahoogroups.com

LIDAH YANG MEMBUAT LUKA

(Ambil hal yang baik dan buang hal yang buruk dari artikel ini..)

Pada suatu hari ada seorang gadis buta yg sangat membenci dirinya sendiri, karena kebutaannya itu. Tidak hanya terhadap dirinya sendiri, tetapi dia juga membenci semua orang kecuali kekasihnya. Kekasihnya selalu ada disampingnya untuk menemani dan menghiburnya ... Dia berkata akan menikahi gadisnya itu kalau gadisnya itu sudah bisa melihat dunia. Suatu hari, ada seseorang yang mendonorkan sepasang mata kepada gadisnya itu yang akhirnya dia bisa melihat semua hal, termasuk kekasih gadisnya itu. Kekasihnya bertanya kepada gadisnya itu ,” Sayang … sekarang kamu sudah bisa melihat dunia. Apakah engkau mau menikah denganku?” Gadis itu terguncang saat melihat bahwa kekasihnya itu ternyata buta dan dia menolak untuk menikahi si lelaki pacar-nya itu yg selama ini sudah sangat setia sekali mendampingi hidupnya selama si gadis itu buta matanya.
Dan akhirnya si lelaki kekasihnya itu pergi dengan meneteskan air mata, dan
kemudian menuliskan sepucuk surat singkat kepada gadisnya itu,
“Sayangku, tolong engkau jaga baik-baik ke-2 mata yg telah aku berikan
kepadamu.”

* * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * *
Kisah di atas memperlihatkan bagaimana pikiran manusia berubah saat status dalam hidupnya berubah. Hanya sedikit orang yang ingat bagaimana
keadaan hidup sebelumnya dan lebih sedikit lagi yang ingat terhadap
siapa harus berterima kasih karena telah menyertai dan menopang bahkan
di saat yang paling menyakitkan.

Hari ini sebelum engkau berpikir untuk mengucapkan kata- kata kasar Ingatlah akan seseorang yang tidak bisa berbicara ...

Sebelum engkau mengeluh mengenai cita rasa makananmu, ingatlah akan seseorang yang tidak punya apapun untuk dimakan....

Sebelum engkau mengeluh tentang seseorang, ingatlah akan seseorang yang hidup menangis kepada Tuhan untuk meminta penyembuhan sehingga suami/istrinya tidak meninggalkan dirinya seorang diri ....

Hari ini sebelum engkau mengeluh tentang hidupmu, ingatlah akan seseorang yang begitu cepat pergi ke alam kubur dengan masih menyertakan kemiskinannya.

Sebelum engkau mengeluh tentang anak-anakmu Ingatlah akan seseorang yang begitu mengharapkan kehadiran seorang anak, tetapi tidak mendapatnya.

Dan ketika engkau lelah dan mengeluh tentang pekerjaanmu Ingatlah akan para pengangguran, orang cacat dan mereka yang menginginkan pekerjaanmu.

Dan ketika beban hidup tampaknya akan menjatuhkanmu, pasanglah senyuman di wajahmu dan berterima kasihlah pada SANG HIDUP... karena engkau masih hidup dan ada di dunia ini.

Hidup adalah anugerah, syukurilah, jalanilah, nikmatilah dan isilah hidup ini
dengan sesuatu yg bermanfaat untuk umat manusia. ... Nikmatilah dan
beri yang terbaik di setiap detik dalam hidupmu, karena itu tidak akan
terulang lagi untuk waktumu selanjutnya.

Dikutip dari Ikhwah Gaul

CIRI CIRI LAILATUL QADAR

Dinamakan lailatul qodr karena pada malam itu malaikat diperintahkan oleh Allah swt untuk menuliskan ketetapan tentang kebaikan, rezeki dan keberkahan di tahun ini, sebagaimana firman Allah swt, yang artinya:

”Sesungguhnya kami menurunkannya pada suatu malam yang diberkahi[1369] dan Sesungguhnya Kami-lah yang memberi peringatan. Pada malam itu dijelaskan segala urusan yang penuh hikmah, (yaitu) urusan yang besar dari sisi kami. Sesungguhnya kami adalah yang mengutus rasul-rasul.” (QS. Ad Dukhan : 3 – 5)

Al Qurthubi mengatakan bahwa pada malam itu pula para malaikat turun dari setiap langit dan dari sidrotul muntaha ke bumi dan mengaminkan doa-doa yang diucapkan manusia hingga terbit fajar. Para malaikat dan jibril as turun dengan membawa rahmat atas perintah Allah swt juga membawa setiap urusan yang telah ditentukan dan ditetapkan Allah di tahun itu hingga yang akan datang. Lailatul Qodr adalah malam kesejahteraan dan kebaikan seluruhnya tanpa ada keburukan hingga terbit fajar, sebagaimana firman-Nya , yang artinya :

”Pada malam itu turun malaikat-malaikat dan malaikat Jibril dengan izin Tuhannya untuk mengatur segala urusan. Malam itu (penuh) kesejahteraan sampai terbit fajar.” (QS. Al Qodr : 4 – 5)

Diantara hadits-hadits yang menceritakan tentang tanda-tanda lailatul qodr adalah :

1. Sabda Rasulullah saw,”Lailatul qodr adalah malam yang cerah, tidak panas dan tidak dingin, matahari pada hari itu bersinar kemerahan lemah.” Diriwayatkan oleh Ibnu Khuzaimah yang dishahihkan oleh Al Bani.

2. Sabda Rasulullah saw,”Sesungguhnya aku diperlihatkan lailatul qodr lalu aku dilupakan, ia ada di sepuluh malam terakhir. Malam itu cerah, tidak panas dan tidak dingin bagaikan bulan menyingkap bintang-bintang. Tidaklah keluar setannya hingga terbit fajarnya.” (HR. Ibnu Hibban)

3. Rasulullah saw bersabda,”Sesungguhnya para malaikat pada malam itu lebih banyak turun ke bumi daripada jumlah pepasiran.” (HR. Ibnu Khuzaimah yang sanadnya dihasankan oleh Al Bani)

4. Rasulullah saw berabda,”Tandanya adalah matahari terbit pada pagi harinya cerah tanpa sinar.” (HR. Muslim)

Terkait dengan berbagai tanda-tanda Lailatul Qodr yang disebutkan beberapa hadits, Syeikh Yusuf al Qaradhawi mengatakan,”Semua tanda tersebut tidak dapat memberikan keyakinan tentangnya dan tidak dapat memberikan keyakinan yakni bila tanda-tanda itu tidak ada berarti Lailatul Qodr tidak terjadi malam itu, karena lailatul qodr terjadi di negeri-negeri yang iklim, musim, dan cuacanya berbeda-beda.

Lailatul qodr merupakan rahasia Allah swt. Untuk itu dianjurkan agar setiap muslim mencarinya di sepuluh malam terakhir, sebagaimana sabda Rasulullah saw,”Carilah dia (lailatul qodr) pada sepuluh malam terakhir di malam-malam ganjil.” (HR. Bukhori Muslim).

Ciri-ciri Orang Yang Mendapatkan Lailatul Qodr

Didalam sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Bukhori dai Abu Hurairoh bahwa Rasulullah saw bersabda,”Barangsiapa melakukan qiyam lailatul qodr dengan penuh keimanan dan pengharapan (maka) dosa-dosanya yang telah lalu diampuni.”

Juga doa yang diajarkan Rasulullah saw saat menjumpai lailatul qodr adalah ”Wahai Allah sesungguhnya Engkau adalah Maha Pemberi Maaf, Engkau mencintai pemaafan karena itu berikanlah maaf kepadaku.” (HR. Ibnu Majah)

Dari kedua hadits tersebut menunjukkan bahwa dianjurkan bagi setiap yang menginginkan lailatul qodr agar menghidupkan malam itu dengan berbagai ibadah, seperti : shalat malam, tilawah Al Qur’an, dzikir, doa dan amal-amal shaleh lainnya. Dan orang yang menghidupkan malam itu dengan amal-amal ibadah akan merasakan ketenangan hati, kelapangan dada dan kelezatan dalam ibadahnya itu karena semua itu dilakukan dengan penuh keimanan dan mengharapkan ridho Allah swt.

Wallahu A’lam

Dikutip dari Ikhwah Gaul

BERPRASANGKA BAIK PADA ALLAH SWT

Pada suatu hari yang terik seorang musafir bermaksud mencari tempat untuk berteduh. Ia hendak melepas kepenatannya setelah setengah hari perjalanan. Tidak lama kemudian dijumpainya sebuah pohon beringin yang rindang dan berbuah lebat. Disandarkan tubuhnya yang sudah terasa berat pada batang pohon beringin itu. Sambil tiduran ditebarkannya pandangan ke hamparan sawah di hadapannya.

Tampak buah-buah semangka sebesar bola terhampar di sawah itu. Demi melihat pemandangan tersebut, sang musafir bergumam sendirian, ”Sungguh tidak adil Allah itu. Pohon beringin yang begitu kokoh dan kuat ternyata berbuah hanya sebesar buah anggur. Sedangkan pohon semangka yang begitu kecil dan rapuh berbuah sebesar bola.” Tidak lama kemudian tertidurlah ia di bawah pohon beringin itu. Tiba-tiba ada sebutir buah beringin jatuh tepat mengenai kepala sang musafir.

Ia terbangun. Dalam hati ia berkata, ”Seandainya saja buah beringin itu sebesar buah semangka entah bagaimana keadaannya jika buah itu jatuh menimpa orang yang berteduh di bawahnya. Sungguh Allah Mahaadil atas segala sesuatu.” Diucapkannya istigfar berkali-kali untuk mohon ampun kepada-Nya karena telah berani mengatakan bahwa Allah tidak adil.

Cerita itu mungkin sangat sederhana. Banyak orang sudah pernah mendengar atau membaca cerita tersebut. Namun, sayangnya hanya sedikit saja orang yang bisa mengambil hikmahnya. Sering orang berprasangka kepada Allah atas segala kejadian buruk yang menimpanya. Bahkan terkadang sampai berani menghujat-Nya dengan mengatakan bahwa Allah tidak adil sehingga ada yang sampai kehilangan keyakinannya terhadap Allah sama sekali. Baik atau buruknya segala sesuatu itu hendaknya harus disandarkan pada aturan-aturan yang telah diturunkan Allah kepada manusia (Alquran). Seperti yang sudah kita ketahui bersama, manusia adalah makhluk yang penuh keterbatasan dan kelemahan. Seringkali dalam menilai segala sesuatu manusia lebih menekankan pada unsur perasaannya saja. Tidak mengherankan bila timbul prasangka- prasangka buruk kepada Allah, jika yang ada di hadapan/dialaminya itu tidak sesuai dengan yang diharapkannya.

Padahal Allah dengan jelas telah berfirman,
”Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu. Allah Maha-mengetahui, sedang kamu tidak.” (QS Al-Baqarah: 216)
Jadi segala sesuatu yang ada di dunia, pasti ada sisi baik yang bisa diambil oleh manusia, meskipun dalam pandangannya teramat buruk karena Allah lebih mengetahui apa yang terbaik bagi hamba-Nya. Tidak sepatutnya manusia mengatakan bahwa Allah tidak adil. Sesungguhnya tidak ada yang bisa melebihi ke-Mahaadilan Allah.

Dikutip dari Ikhwah Gaul

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | cheap international calls