Tangisan untuk bunda

dari aku di sini yang tak kau tahu keberadaannya
aku mencoba untuk kuat dan bertahan dari kerasnya hidup
jutaan rasa sakit terulang menyerang hati dan pikiran ini
kepergian ini hanya untuk sementara


Dari aku yang tak pernah mengenal rasa cintamu
aku merintih mengiba ketika melihat anak anak itu memanggil dengan sebutan bunda
itu lebih sakit dari pada tusukan pedang

kutatap langit langit di depan beranda depan
anak anak polos itu berlari menyambut sebuah kado istimewa dari bunda
sebuah peluk dan tatapan sayang yg melebihi palung laut di arafuru
tetesan air mata ini terus mengalir

kupaksaan untuk tersenyum tapi tak bisa
bagaimana tidak sejuta rasa kupendam untuk bersamanya
dari aku yang di sini yang kau tak tau keberadaannya

bakti ku kuucapkan dalam malam malam penuh doa

Ya Allah jadikan ia tetap dalam sehat jasmani
berikan ketenangan jiwa untuk tidak memikirkan aku
sakit sakit sekali...

pedih dan pilu
oh bunda disaat ini aku ingin kecupan mu untuk ku
kecuplah keningku
kecuplah dengan sentuhan perlahan
peluklah
maka aku akan memelukmu erat

sakit dan sakit terasa ketika membayangkan senyum mu
Ya Allah jaga lah hatinya
jagalah jasmaninya

bunda, ini adalah sebuah pilihan untuk ku
tetap lah tersenyum berikan senyuman terindah
kuharap tetesan air mata itu adalah rasa sayang mu padaku
tetaplah tersenyum
aku akan kembali dengan menanti satu kecupan di setiap malam
aku akan kembali menanti peluk dan usapan tangan lembut mu
aku akan kembali Insya Allah.....

sumber : Catatan Perjalanan: Tangisan untuk bunda






6 komentar:

narti mengatakan...

tulisan yang sangat dalam maknanya...
kasih ibu tiada batasnya

sda mengatakan...

jadi ingat ibu nih...
makasih artikelnya yang menyentuh hati ini.

Kriez mengatakan...

Bagus banget isinya.. mengerti dan menghargai betul2 arti Ibu......

Bayu Lebond mengatakan...

nyokap gw emang bukan wanita sarjana...
nyokap gw emang bukan wanita keturunan ningrat...
tp...
gw yakin kl nyokap gw adalah wanita terhebat yg pernah diciptakan oleh Allah SWT...

NyieL mengatakan...

Makasi uda ngingetin,
Slama ni Qu kurang berbakti ma Bunda,
Lup U Mom porepper....(:

Ahmad Ramadani mengatakan...

i love my mom

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | cheap international calls